Ada seorang pemecah batu yang melihat seorang kaya.
Iri dengan kekayaan orang itu, tiba-tiba ia berubah menjadi orang kaya.
Ketika ia sedang bepergian dengan keretanya, ia harus memberi jalan kepada seorang pejabat.
Iri dengan status pejabat itu, tiba-tiba ia berubah menjadi seorang pejabat.
Ketika ia meneruskan perjalanannya, ia merasakan panas terik matahari.
Iri dengan kehebatan matahari, tiba-tiba ia berubah menjadi matahari.
Ketika ia sedang bersinar terang, sebuah awan hitam menyelimutinya.
Iri dengan selubung awan, tiba-tiba ia berubah menjadi awan.
Ketika ia sedang berarak di langit, angin menyapunya.
Iri dengan kekuatan angin, tiba-tiba ia berubah menjadi angin.
Ketika ia sedang berhembus, ia tak kuasa menembus gunung.
Iri dengan kegagahan gunung, tiba-tiba ia berubah menjadi gunung.
Ketika ia menjadi gunung, ia melihat ada orang yang memecahnya.
Iri dengan orang itu, tiba-tiba ia terbangun sebagai pemecah batu.
Ternyata itu semua hanya mimpi si pemecah batu.
....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selengkapnya...
Pemberitahuan
Dengan ini kami beritahukan kepada seluruh pengunjung website Pengawas Sekolah bahwasanya Anda dapat mengirimkan karya Anda dalam bentuk tulisan, Lukisan , Photo atau Rekaman Audio/Video dengan ke alamat email : pengawassekolahtb@gmail.com.
Demikian terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Senin, 17 Februari 2014
PEMECAH BATU
Sabtu, 15 Februari 2014
MALAIKAT KECIL
Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, "Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan."
Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Lala tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (curd rice). Lala anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibuku dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect” (menurunkan panas dalam).
Aku mengambil mangkok dan berkata, "Lala sayang, demi Papa, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti Mamamu akan teriak2 sama Papa."
Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Lala mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “Papa, aku akan makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan aku habiskan, tapi ada y....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selengkapnya...
Senin, 04 Februari 2013
Rabu, 28 April 2010
FORUM DISKUSI
Antara Harapan dan Kenyataan
Sampai saat ini kita masih merasakan bahwa dimana-mana posisi pengawas sekolah itu masih termarjinalkan dari sistim pendidikan kita,padahal kalau dilihat dari tugas pokok dan fungsi pengawas bahwa tugas pengawas adalah melaksanakan supervisi akademik dan manajerial di sekolah binaannya agar mutu pembelajaran guru dan proses pelaksanaan manajemen kepala sekolah berjalan optimal sehingga mutu pendidikan meningkat.Peran pengawas sekolah sebagai penjamin mutu pendidikan di sekolah binaanya dinilai sangat stategis.Pengawas sekolah semestinya dijadikan tangan kanan kepala dinas pendidikan dalam mengendalikan mutu pendidikan di sekolah,mengawal pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan terutama di dalamnya mengawal kinerja guru dan kepala sekolah.
Namun apa gerangan yang terjadi di lapangan? Prof.Dr.Nana Sudjana dalam makalahnya:Pengawas Sekolah Antara Harapan dan Kenyataan;mengatakan:Pengawas sekolah ibarat tanaman yang hidup enggan mati pun tak mau.Pengawas sekolah diabaikan,dilirik sebelah mata ,tak berdaya dan tak diberdayakan,tersingkirkan dan tak dipikirkan.Bahkan ketua APSI propinsi Jawa Barat,Drs.Yadi Rochyadi,M.Sc mengatakan bahwa “pengawas itu diperlukan,tapi kadang-kadang terlupakan”
Betulkah bahwa gambaran pengawas di negeri tercinta ini seperti itu?Silahkan rekan-rekan Pengawas,Kepala Sekolah,Guru,atau siapapun yang peduli terhadap
Pendidikan di negeri ini menanggapi dan mengomentarinya.Melalui forum ini mari kita tingkatkan harkat dan martabat pengawas di negeri ini.Bravo Pengawas! Bravo Guru ! Bravo Pendidikan!!
Selengkapnya...
Indikator pengelolaan kelas yang berhasil
Ada beberapa indikator keberhasilan dalam mengelola kelas,apa saja???
1. Guru mengerti perbedaan antara mengelola kelas dan mendisiplinkan kelas
2. Sebagai guru jika anda pulang ke rumah tidak dalam keadaan yang sangat lelah.
3. Guru mengetahui perbedaan antara prosedur kelas (apa yang guru inginkan terjadi contohnya cara masuk kedalam kelas, mendiamkan siswa, bekerja secara bersamaan dan lain-lain ) dan rutinitas kelas (apa yang siswa lakukan secara otomatis misalnya tata cara masuk kelas, pergi ke toilet dan lain-lain). Ingat prosedur kelas bukan peraturan kelas.
4. Guru melakukan pengelolaan kelas dengan mengorganisir prosedur-prosedur, sebab prosedur mengajarkan siswa akan pentingnya tanggung jawab.
5. Guru tidak mendisiplinkan siswa dengan ancaman-ancaman, dan konsekuensi.(stiker, penghilangan hak siswa dan lain-lain)
6. Guru mengerti bahwa perilaku siswa di kelas disebabkan oleh sesuatu, sedangkan disiplin bisa dipelajari.Ge
Selengkapnya...